Laksana Kayu Rapuh
Tak mengerti apa yang ingin ku utarakan
Semua terasa berbeda
Apakah ini akan berjalan lama?
Apakah ini akan terus menjelma
Tak mengerti apa yang dapat aku ucapkan
Sepatah kata pun aku tak bisa
Terus mencari sebuah kata tak bermakna
Untuk mendalami isi hati dia
Tak mengerti apa isi hati ini
Tak dapat tenang hingga siang hari
Mencari jalan apa yang sedang dilewati
Untuk memutuskan apa yang harus aku jalani
Terus menghantui dalam diri ini
Bayang bayang hitam abu abu itu
Yang dapat menikam ku terlalu dalam
Sampai terhanyut ku dalam danau kesunyian
Sadarkan aku tentang diriku
Hanya sebatang kayu rapuh tak bermakna
Ingin mencoba menjadi tiang penyangga rumah
Miris alangkah miris diriku ini
Tak pantas aku menjadi penyempurnanya
Yang aku lakukan hanya bisa memandang
Dan merasakan dahsyatnya aura jiwanya
Melalui jendala tawa tanpa lara
Komentar
Posting Komentar