Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2017

Untuk Jiwa yang Tlah Hilang

Semua firasat dalam rongga dada Telah terusap tajam melewati harumnya kenyataan Jiwa ini tau jika rembulan tak akan menganggapku lagi Aku hanya sebagai manusia penghibur lara Sebagai obat yang punya kadaluarsa Sebagai angin yang dapat lewat kapan saja Dan dapat diabaikan semau raga Kelapangan sebuah jiwa tertatih pelan Digandeng dengan seribu tangan kawan Yang siap memberi pangkuan Menerima segala omongan Dengan kekosongan awalan Menitih sebuah tetesan kesedihan Ketika tak lagi dijadikan acuan Hanya menjadi peran bantuan Tak ada lagi jalan Tak adalagi sebuah perasaan Olehnya untuk jiwa yang sepi dan bertebaran Gaduh melanda jasa Mengingkari sumpah seorang hamba Ingin mengakhiri kata Selamat tinggal seorang jiwa Yang baru saja aku sayang dan aku kenang Semoga kita akan dipertemukan Di kala ratusan purnama telah menghilang  -MZI-

Keteguhan

Awan kecil berdiri tegar di antara awan hitam Hanya membawa bekal kesucian Melawan seribu lawan Yang membawa banyak kekayaan Tak dibolehkan dirinya untuk berhenti Mencari jati diri ini menjadi tinggi Jauh dari jalan putus asa Karena ini menyatu dengan cita cita Haram bagi pedang ini masuk dalam tubuh ini Hanya karena dia yang lebih besar dan serba ada Ku Ingat!! Tuhan telah menyiapkan tempat yang indah Bagi kaumnya yang selalu ikhlas dan tabah Nikmatilah air yang berdansa ini Melambai lambai sayu menjalani kenyataan Tak harus melawan arus Ikuti saja kemana jalan kan membawa