Langsung ke konten utama

Untuk Jiwa yang Tlah Hilang


Semua firasat dalam rongga dada
Telah terusap tajam melewati harumnya kenyataan
Jiwa ini tau jika rembulan tak akan menganggapku lagi
Aku hanya sebagai manusia penghibur lara
Sebagai obat yang punya kadaluarsa
Sebagai angin yang dapat lewat kapan saja
Dan dapat diabaikan semau raga

Kelapangan sebuah jiwa tertatih pelan
Digandeng dengan seribu tangan kawan
Yang siap memberi pangkuan
Menerima segala omongan
Dengan kekosongan awalan

Menitih sebuah tetesan kesedihan
Ketika tak lagi dijadikan acuan
Hanya menjadi peran bantuan
Tak ada lagi jalan
Tak adalagi sebuah perasaan
Olehnya untuk jiwa yang sepi dan bertebaran

Gaduh melanda jasa
Mengingkari sumpah seorang hamba
Ingin mengakhiri kata
Selamat tinggal seorang jiwa
Yang baru saja aku sayang dan aku kenang
Semoga kita akan dipertemukan

Di kala ratusan purnama telah menghilang 

-MZI-

Komentar

Posting Komentar