Langsung ke konten utama
             Keluh Kesahkku

Kekeliruanku semakin menggila
bercampur dengan keruhnya tetesan air mata
mengkhayal sampai ke angkasa
memetik bintang dan menguasai segalanya

Tapi itu hanya batu
yang terkena angin dan badai
inginnya tuk bangkit,namun itu sirna
hanya ucapan tanpa pembuktian
hanya hujan tanpa air yang menetes

desak bisikan si pengganggu
membuatnya semakin tersesat
memikul beban semakin berat
hanya keindahan yang ingin dalam genggaman

harus kukembalikan ke tempat yang paling sempurna
tempat kau berteduuh dan kau berfikir
mengeluarkan manfaat tanpa memikirkan sebuah bintang
tetapi rasa nyaman dan bahagia
yang engkau inginkan

Komentar