ENTAH
Kau mengahmpiriku lagi
Tak bosan kah engkau selalu begitu
Ketika fajar menyapa
Hingga ia tenggelam
Menjadi malam
Kau selalu ada
Ingin hasrat kukendalikanmu
Apa daya tak kuasa...
Hanya kau
Hanya kau yang memikat
Senyum dan getar
Tawa nan indah
Sayup menenggelamkan nyawa
Terbang melayang
Berputar ber revolusi
Berrotasi...
Tinggi dan tinggi
Tapi tak membuat mati
Jatuh...
Berdiri...
Tidur...
Semua nyaman karena adamu
Kesucian yang ada
Dalam benakmu
Membuat iri
Pedang mengiris hati
Pisau merobek mata
Dan jantung pecah karena iri padamu
Saat kau pergi
Hampa kembali terasa
Manis, asin, asam, dan pedas
Hanya imajinasi
Hambar, hambar, dan hambar
Suatu ambigu karenamu
Yang abstrak
Kau mengahmpiriku lagi
Tak bosan kah engkau selalu begitu
Ketika fajar menyapa
Hingga ia tenggelam
Menjadi malam
Kau selalu ada
Ingin hasrat kukendalikanmu
Apa daya tak kuasa...
Hanya kau
Hanya kau yang memikat
Senyum dan getar
Tawa nan indah
Sayup menenggelamkan nyawa
Terbang melayang
Berputar ber revolusi
Berrotasi...
Tinggi dan tinggi
Tapi tak membuat mati
Jatuh...
Berdiri...
Tidur...
Semua nyaman karena adamu
Kesucian yang ada
Dalam benakmu
Membuat iri
Pedang mengiris hati
Pisau merobek mata
Dan jantung pecah karena iri padamu
Saat kau pergi
Hampa kembali terasa
Manis, asin, asam, dan pedas
Hanya imajinasi
Hambar, hambar, dan hambar
Suatu ambigu karenamu
Yang abstrak
Komentar
Posting Komentar