air dari kelopak tak pernah menolak tuk menetes
setiap kita bercengkerama
membuka pintu diri tuk menerima
bahwa manusia itu semua biasa
figuran pun tak mengapa
karena pemeran utama tak bisa ku punya
dan miskin itu tidak ada
yang ada syukurku lebihkan saja
angkatlah itu yang ku punya
entah karya ataupun hanya sebatas rasa semangat saja
mulailah dulu
sebelum waktu menghabisimu
hanya kita yang tahu, apa di dalam diri ini
dalam diri manusia yang serba terbatas
banyak hal yang tidak dapat dikendalikan
dan tidak semua dapat kita terima
semoga ke depan senyum dapat selalu menggantikan
posisi tangisan yang sering dikeluarkan
Komentar
Posting Komentar